Saturday, 28 October 2017
Ajarkan Generasi Muda Membangun dan Mewujudkan Cita-cita
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Hari Sumpah Pemuda.. Lambat laun aku sadar aku tak muda lagi, kemudian bertanya, "apa karyaku untuk bangsa ini?", mengingat aku bukanlah seorang insinyur dengan karya hebat, atlet dengan prestasi yang mengharumkan nama bangsa ataupun Pemangku kepentingan yang mengeluarkan kebijakan yang bisa mensejahterakan rakyat.
Umurku hampir 28 tahun, sekarang aku adalah seorang pegawai swasta dengan pola hidup seperti manusia indonesia pada umumnya. Perjalananku sangat panjang hingga sampailah di titik kehidupan sekarang ini. Kehidupan sekolah sudah kulalui selama kurang lebih 16 tahun, sebuah perjalanan yang kita sebut sebagai upaya mengejar cita-cita. Lalu, apakah cita-citaku tercapai? i don't think so
Berbicara masalah cita-cita, saat aku berada di SMP aku masih belum tahu mau jadi apa. Aku hanya tahu aku harus pegi ke sekolah, belajar dan belajar tetapi tidak tahu aku mau jadi apa. Aku hanya ingat saat itu dan sampai sekarang hal yang paling aku sukai adalah sepak bola. Mungkin waktu itu kalau aku meyakinkan diri untuk menjadi pemain sepak bola, hari ini aku sudah menjadi orang yang bekerja sesuai hobi. Atau kalau saja sedari kecil aku tahu ingin jadi apa, semua akan menjadi lebih terarah.
Sekarang, apakah aku termasuk orang gagal? Tidak, aku bukan gagal tetapi hanya terlambat menyadari itu semua. Kehidupan harus tetap berjalan, aku harus berkarya dengan apa yang aku punya walaupun hanya dengan sebuah kata. Cerita hidupku mungkin dialami juga oleh beberapa orang di negeri ini, orang-orang yang terlambat mewujudkan cita-cita.
Terlambat buat kita bukan terlambat buat mereka penerus bangsa. Mari perbaiki kesalahan kita, kita kirimkan pesan ini untuk generasi muda. Buka wawasan mereka, tunjukkan kepada meraka berbagai profesi, profesi-profesi yang mungkin saja akan menjadi cita-cita mereka. Kita tanamkan kepada mereka sedari kecil untuk membangun cita-cita dan biarkan mereka tumbuh untuk mengejarnya. Dan jangan lupa ajarkan mereka untuk mencintai dan membangun bangsa ini, karena kalau bukan kita maka siapa lagi yang akan membangunnya..
28 Oktober 2017
Selamat Hari Sumpah Pemuda
Subscribe to:
Posts (Atom)